Headlines News :
Showing posts with label Ekonomi. Show all posts
Showing posts with label Ekonomi. Show all posts

Buka Pabrik, Foxconn Bakal Buka 1 Jt Lowongan Pekerjaan

Written By Global Jurnal on Wednesday, July 25, 2012 | 18:22


JAKARTA - Foxconn Technology Group yaitu perusahaan pemasok komponen barang elektronik bidang teknologi informasi berencana menjadikan Indonesia sebagai basis produksinya.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) M Chatib Basri mengatakan, jika rencana tersebut terealisasi, maka akan menyedot banyak tenaga kerja baru.

"Jika Foxconn masuk, menurut mereka diperlukan satu juta tenaga kerja, jadi kita masih menunggu hasil dari tim yang dikirim pemerintah untuk bertemu Foxconn," katanya saat konferensi pers di kantornya, Jakarta Rabu (25/7/2012).

Saat dikonfirmasi, kapan sekiranya perusahaan pemasok komponen bagi Apple, Motorola, Nexian, Sharp, dan berbagai peralatan elektronik lainnya ini akan masuk, dia belum bisa memastikan lebih jauh.

"Tidak untuk tahun ini, namun kapan kepastiannya kita belum tahu karena saat ini delegasi pemerintah khususnya dari Kementerian Perindustrian sedang ke sana (Taiwan) untuk membicarakan investasi Foxconn," katanya.

"Di Jawa atau luar Jawa (lokasinya), tergantung kebutuhan Foxconn sendiri dia membutuhkan apa," imbuhnya. (wdi)


Source: okezone

Indonesia Pasok Pisang untuk Bahan Baku Uang Kertas Dolar

Written By Global Jurnal on Monday, July 23, 2012 | 21:50


MANADO - Kawasan tanah Talaud memang tidak cocok bagi sebagian tanaman pertanian karena kondisi tanahnya berbatu. Tetapi siapa sangka, daerah ini justru menyimpan potensi besar yang bisa dikembangkan sebagai pemasok bahan baku uang kertas dolar terbesar di dunia.
"Pisang abaka yang ditanam di Kecamatan Essang dan berapa kecamatan Talaud lainnya itu kualitasnya terbaik di bandingkan produksi negara lainnya di dunia sebagai bahan baku kertas uang dolar," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulut, Suhaedi, di Manado, Senin.
Suhaedi mengatakan ribuan hektare tanah di Kecamatan Essang sudah diteliti sangat cocok ditanami pisang abaka berkualitas terbaik di dunia. Pisang Abaka Talaud konon memiliki serat terbaik di dunia. Kalau dikembangkan dengan serius, hal tersebut bisa mengangkat kesejahteraan masyarakat di kabupaten kepulauan yang berbatasan dengan negara tetangga Filipina itu.
"Ribuan hektare di Kecamatan Essang berpotensi untuk dikembangkan menjadi kawasan pengembangan pisang abaka. Selain itu, masih ada kemungkinan daerah lain di kabupaten kepulauan itu untuk diangkat menjadi komoditas unggulan," kata Suhaedi.[]


Source: REPUBLIKA.CO.ID

Menangkap Peluang Bisnis Lewat Permen Ramadhan

* Sticky menawarkan permen warna-warni bernuansa Ramadan.


GLOBAL JURNAL - Peluang bisnis terjadi di mana saja dan kapan saja, termasuk saat Ramadan tiba. Lihat, ide cerdas penjual permen Sticky yang menawarkan permen warna-warni bernuansa bulan suci bagi umat Islam ini. 

Sticky yang merupakan perusahaan permen asal Australia ini menawarkan berbagai permen warna-warni berdesain ketupat, lalu permen bertulis "Idul Fitri 1433 H", "Maaf Lahir Batin", dan "Selamat Hari Raya". 

Semua ini merupakan hasil kreasi dari Sticky Indonesia yang saat ini sudah memiliki dua gerai di Mal Taman Anggrek dan Living World Alam Sutera, Tangerang.  "Dengan menghadirkan bentuk-bentuk permen bernuansa Ramadan dan hari raya, kami berharap Sticky bisa menjadi alternatif kudapan berbuka puasa," kata Managing Director Gading Food Group, Henky Rusli, pemegang lisensi Sticky Indonesia.

Memang, permen identik dengan konsep ceria penuh warna dengan beragam rasa dan bentuk. Namun, di dunia Sticky, permen tidak lagi hadir biasa, melainkan lebih playful dengan penyajian personal, dalam artian dibuat langsung dengan tangan. "Konsep handmade candy ini diperkenalkan oleh David King asal Sydney, Australia," katanya.

Di Sticky, pengunjung bisa secara langsung melihat pengolahan permen dari bahan dasar hingga menjadi bentuk akhir. Bahkan, pengunjung pun bisa memesan bentuk permen yang mereka sukai. "Sticky merupakan perpaduan dari seni kerajinan tangan, pahat, masak, pertunjukan, dan hiburan menjadi satu," ujar Henky.

Keistimewaan Sticky terletak di dapur yang terbuka dan hanya dilapisi kaca, sehingga setiap pengunjung bisa melihat si pembuat permen. Di situ bisa terlihat bongkahan gula diolah dan dibentuk langsung di atas tiga wajan datar seluas 6 meter. 

Interior dekor keseluruhan gerai dengan mayoritas warna merah jambu menambah kesan ceria, enerjik, dan fun dengan hiasan permen Sticky serta lollipop buatan tangan.

Sticky menghadirkan produk permen “rock candy” dan lollipop buatan tangan dengan kurang lebih 70 varian rasa dan ukuran. Untuk harga, berkisar Rp15 ribu-79 ribu. Sedangkan kisaran “rock candy” dan lollipop harga pesanan khusus berbeda-beda tergantung kuantitas dan kerumitan desain permen. (art)


Source: VIVAnews

Isi Ulang Mobil Listrik di Tempat Umum, Gratis...!

* Pemerintah akan membangun sejumlah tempat pengisian listrik.



GLOBAL JURNAL - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan sedang mempersiapkan infrastuktur pengisian mobil listrik guna memenuhi kebutuhan kendaraan listrik yang saat ini sedang dikembangkan pemerintah.

Wakil Menteri Energi Rudi Rubiandini mengatakan, tempat pengisian listrik bukan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), melainkan bakal dibangun di tempat-tempat umum, seperti area parkir, pusat perbelanjaan, dan taman kota. 

"Nanti, isi listrik di tempat-tempat umum bisa gratis," ujar Rudi di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin 23 Juli 2012.

Investasi penyediaan fasilitas ini akan dilakukan oleh BUMN yang ditunjuk, dengan bantuan Kementerian Energi.

Rudi mengaku optimistis program ini akan terwujud, apalagi dengan segera beroperasinya pembangkit listrik 10 ribu MW tahap pertama dan mulai dibangun yang tahap kedua. "Kami yakin kebutuhan listrik ini dapat terpenuhi," katanya.

Sementara itu, Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menegaskan lebih mudah menyediakan tempat pengisian listrik ketimbang mendirikan SPBU. "Karena itu, kami yakin program ini dapat terwujud secepatnya," katanya. (eh)


Source: VIVAnews

m-Commerce Terus Melesat di Indonesia

Written By Global Jurnal on Sunday, July 22, 2012 | 00:24

Jakarta - Belanja online lewat ponsel terus meningkat. Riset terbaru dari eDigital Research and Poltaltech Reply menyebutkan bahwa 64% dari pengguna smartphone kini telah memanfaatkan perangkatnya untuk m-commerce.

"Penggunanya telah melonjak empat kali lipat sejak Juni 2010 lalu," kata Derek Eccleston, Head of Research eDigitalResearch, seperti dikutip detikINET dari Celluler-news, Jumat(25/5/2012).

Hasil penelitian itu juga menunjukkan bahwa pertumbuhan belanja lewat ponsel tidak menunjukkan tanda-tanda melambat. Bahkan, 44% dari pemilik smartphone yang disurvei mengaku akan menggunakan perangkatnya untuk browsing dengan sepertiga (31%) di antaranya akan melakukan pembelian.

Kondisi serupa juga mulai terjadi di Indonesia. Pasar e-Commerce yang tadinya didominasi oleh desktop, kini perlahan-lahan mulai beralih ke pasar mobile. Terlebih saat ini, layanan cloud computing mulai merangsek ke ponsel seiring ekspansi mobile cloud di Indonesia.

"Awal-awal, trafik m-commerce di kami cuma 10%. Tapi sekarang malah sudah 30%-40%. Ada kemungkinan bisa pindah semua ke mobile nanti setelah cloud goes mobile," kata Arnold Sebastian Egg, founder situs e-Commerce Tokobagus.com.

Arnold yang juga Wakil Ketua Indonesia e-Commerce Association (IDEA) menilai, transaksi jual beli lewat ponsel memang akan terus meningkat seiring kian mudahnya akses internet mobile di ponsel.

"Punya layanan commerce untuk mobile itu penting bagi kami. Namun sayangnya, tidak semua fitur bisa tersedia di ponsel, apalagi mobile lebih susah di-developed. Jadi hanya yang penting-penting saja. Belanja lewat desktop masih tetap akan tinggi," lanjut dia.

Tokobagus yang dikunjungi 600 ribu pengunjung setiap hari, kata Arnold, setiap bulannya mencatatkan transaksi e-Commerce Rp 1,6 triliun dari hasil penjualan yang dilakukan oleh dua juta membernya.

"Meskipun kami e-commerce nomor satu di Indonesia, tapi kami tetap merasa masih kecil, seperti start-up. Indonesia potensinya sangat besar. Jika sebelumnya kami tumbuh 110%, maka tahun ini kami targetkan naik tiga kali lipat jadi 330%," pungkas pria kelahiran Belanda yang telah menjadi WNI ini.


( rou / rou ) 

Foto: Ilustrasi / i-grp.com
Source: detikinet

Habibie Afsyah, Sang "Suhu Internet Marketer” Raih Danamon Award 2012

Written By Global Jurnal on Saturday, July 21, 2012 | 20:18

Jakarta - Habibie Afsyah sang "Suhu Internet Marketer” sebagai pejuang kesejahteraan Indonesia terfavorit berhasil meraih Danamon Award 2012 berdasarkan dukungan publik melalui voting online, SMS, dan jejaring sosial yang dilakukan dari tanggal 9 Juni 2012 hingga 8 Juli 2012.

Habibie mengungguli empat peraih Danamon Award 2012 lainnya, yaitu Bambang Parianom “Penyelamat Lingkungan”, Djuhhari Witjaksono, “Seniman Bahari”, Joharipin, “Pemberdaya Petani” dan Lale Alon Sari, “Srikandi Tenun”.

Tahun ini, Panitia Danamon Award menerima sebanyak 302 proposal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Dewan Juri melakukan 2 kali tahap penyeleksian, yaitu dari sebanyak 302 proposal menjadi 15 finalis dan penjurian tahap kedua menyeleksi dari 15 finalis menjadi 5 peraih Danamon Award 2012.

"Sebagai rangkaian acara perayaaan ulang tahun Danamon ke-56, kami memberi penghargaan kepada lima pejuang kesejahteraan Indonesia dan juga kepada karyawan dengan kontribusi luar biasa,” kata Henry Ho, Direktur Utama Danamon dalam siaran persnya kepada Media Profesi.com (17/7/2012).

Ketua Panitia Pelaksana Danamon Award 2012, Zsa Zsa Yusharyahya menambahkan, kami bangga menyaksikan orang-orang terpilih dalam acara malam Penganugerahan Danamon Award 2012 dan "BisaAward 2012". Kami mendukung individu-individu yang memliliki semangat tinggi dalam meningkatkan kualitas hidup dirinya, masyarakat sekitarnya, dan lingkungannya.

“Mereka adalah pejuang kesejahteraan Indonesia sebenarnya. Visi para peraih Danamon Award dan BisaAward ini sejalan dengan Danamon yaitu peduli dan membantu orang lain untuk mencapai kesejahteraan. Kegiatan yang dilakukan mereka menggugah semangat dan dapat menjadi inspirasi bagi khalayak banyak,” ujar Zsa Zsa Yusharyahya.

Dalam penyelenggaraan Danamon Award yang keenam ini, Danamon menjalin kerjasama dengan United Nations Development Programme (UNDP), suatu organisasi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang bergerak dalam bidang pembangunan.

Habibie Afsyah sebagai peraih Danamon Award 2012 terfavorit menerima medali, piagam penghargaan dan hadiah berupa uang tunai sebesar Rp 60.000.000 dimana pajak ditanggung sepenuhnya oleh Danamon. Untuk keempat peraih Danamon Award lainnya masing-masing juga menerima medali, piagam penghargaan dan hadiah uang tunai sebesar Rp 40.000.000 dimana pajak ditanggung sepenuhnya oleh Danamon.

Selain pengumuman peraih terfavorit Danamon Award 2012, pada acara yang sama, Danamon mengumumkan pemenang BisaAward 2012 sebagai wujud apresiasi kepada karyawan Danamon dan anak perusahaannya yang telah menunjukan nilai-nilai budaya Danamon dan mewujudkan visi perusahaan. 

Pemenang Bisa Award 2012 tahun ini adalah Andrias Andri, Regional Service Head, Pekanbaru dan Rusmin Harris, Branch Service Manager, Palembang Sudirman. Mereka meraih medali dan uang tunai. Penganugrahan pemenang BisaAward ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam lingkungan internal Danamon. * (Wah/Syam)

Source: mediaprofesi.com

Ramadhan Tiba, Pesanan Busana Muslim Melonjak

CIREBON – Sejumlah perajin busana Muslim di Desa Perbutulan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mengaku pesanan dari Kalimantan dan Sumatera memasuki bulan Ramadhan 1433 Hijriyah masih tetap tinggi terutama jenis pakaian anak-anak.

Bah Syurif, seorang perajin busana Muslim, mengatakan pesanan berbagai jenis busana Muslim sebelum dan memasuki bulan Ramadhan 1433 Hijriyah kiriman untuk Kalimantan dan Sumatera masih tetap tinggi, sehingga produksi terus ditingkatkan.

"Permintaan aneka busana Muslim tujuan luar Jawa setiap jelang lebaran meningkat. Sehingga perajin harus mempersiapkan barang tiga bulan sebelum Ramadhan supaya terpenuhi, karena produksi saat ini kurang maksimal," jelas Surif, Sabtu, (21/7).

Motif dan corak kreasi perajin di Desa Perbutulan, kata Syurif, cukup diminati oleh konsumen dari Kalimantan, Sumatera, Irian, Ambon, dan Kupang. Selain itu, harganya terjangkau dengan kualitas cukup baik.

Harga busana Muslim produksi Cirebon bervariasi, mulai dari satu kodi Rp 500 ribu hingga Rp 3 juta, tergantung bahan dan corak bordir pakaian tersebut. Jelang lebaran terjadi kenaikan harga, namun masih wajar sekitar 20 sampai 30 persen.

Sementara itu, Daryanto, perajin lain, mengatakan pesanan busana Muslim tujuan Kalimantan dan Sumatera setiap bulan puasa dan lebaran meningkat. Sehingga usahanya tetap berjalan meski harus pandai menciptakan dan mengambangkan motif baru, supaya tetap diminati oleh pembeli.

Produksi busana Muslim di Cirebon mudah memasarkannya, kata dia, karena Pantura memilik pasar nasional di Desa Tegal Gubug Arjawinangun. Pembeli dari Kalimantan, Sumatera, Bali, mendatangi pasar tersebut.


Source: Republika

Asyik, Orang Cacat Dapat Rp300 Ribu per Bulan

Foto: Ilustrasi [antarasumbar.com]

DENPASAR - Pemerintah Provinsi Bali menaruh perhatian serius terhadap orang cacat. Pemprov akan dengan memberi uang santunan sebesar Rp300 ribu per bulan guna membantu meringankan beban hidup mereka.

Berdasarkan data di Dinas Sosial Provinsi Bali, ada 18.861 orang cacat. Sebanyak 11.430 di antaranya merupakan laki-laki dan 7.431 perempuan.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali, I Ketut Susrama, menjelaskan, sekira 1.026 orang cacat nonpotensial dan sisanya adalah penderita cacat potensial.

”1.026 orang inilah yang disubsidi pemerintah karena mereka benar-benar tidak bisa melakukan apa pun, termasuk membantu dirinya sendiri,” kata Susrama, di Denpasar, Jumat (20/7/2012).

Uang tersebut akan ditransfer langsung ke rekening yang bersangkutan tanpa ada potongan.

Sebenarnya, jatah santunan untuk orang cacat di Bali hanya 900 orang. Namun setelah diverifikasi tim pusat, jumlahnya membengkak menjadi 1.026 orang.

Pemprov Bali, lewat dukungan APBD tahun 2012, telah mengalokasikan anggaran Rp1,9 miliar guna mendanai berbagai program rehabilitasi para penderita cacat.

Untuk mereka yang cacat potensial akan mendapatkan pendidikan dan pelatihan sesuai dengan bakatnya masing-masing.

Penderita cacat potensial yang masih usia sekolah akan disekolahkan di berbagai SLB di Bali dengan biaya pemerintah. Sedangkan mereka yang bukan usia sekolah, mendapat pelatihan di Bali maupun luar Bali.[]


Sumber: okezone

INFO TERKINI

SPECIAL RAMADHAN

Indeks »
 
Support : Creating Website | Johny Template | Maskolis | Johny Portal | Johny Magazine | Johny News | Johny Demosite
Copyright © 2011. Global Jurnal - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired Wordpress Hack
Proudly powered by Blogger